Selasa, 31 Agustus 2010

Sejarah Vampir


|




Sejarah Vampir



vampirDi mana-mana muncul vampir. Seminggu terakhir ini, film terbaru dari seri Twilight Saga, yaitu bagian kedua dari empat yang berjudul New Moon, mulai diputar di Jakarta. Film ini telah memecahkan rekor box office dengan meraup lebih dari 70 juta dollar AS dan kemungkinan akan menjadi laba pembukaan terbesar sepanjang sejarah.


Sebenarnya seri Twilight Saga bukan cerita vampir pertama yang diangkat ke layar lebar. Selama berpuluh-puluh tahun sudah banyak film-film terkenal yang bertemakan vampir.


Kehausan publik untuk vampir sepertinya mirip dengan haus darahnya vampir di legenda itu sendiri.


Para penulis fiksi masa kini yang pernah mengangkat tema vampir, seperti Stephenie Meyer (Twilight Saga), Anne Rice (Interview with the Vampire), dan Stephen King (Salem’s Lot), memiliki “tambang” legenda yang tak habis-habisnya untuk digali. Namun sebenarnya apa yang membentuk pandangan kita sekarang tentang vampir? Jawabannya ada di daerah abu-abu sekitar mitos dan kebenaran.



Menombak korban


Beberapa sumber keliru melacak asal-usul vampir pada seorang pangeran Romania, Vlad Tepes (1431-1476), yang berjuang untuk kemerdekaan dari Kekaisaran Ottoman. Walau bisa dibilang caranya sangat brutal dan sadis (contohnya ia membunuh musuh-musuhnya dengan menusukkan tombak sedikit demi sedikit, menarik keluar isi perut mereka, memotong-motong badan mereka, membakar mereka, dan lainnya), hal-hal tersebut memang lazim semasa perang di zaman itu.


Teknik-teknik yang sama juga dipakai oleh Gereja Katolik dan para penguasa lainnya di abad pertengahan untuk menyiksa dan membunuh musuh.


Bram Stoker (Dracula) juga telah memasukkan aspek-aspek dari Vlad Tepes ke dalam tokoh Dracula dalam karyanya.


Walau Tepes memang juga memengaruhi gambaran fiksi dari vampir masa kini, akar vampir sesungguhnya memiliki asal yang berbeda. Dari segi kebudayaan, vampir adalah suatu fenomena yang muncul di seluruh dunia.


Menurut pakar antropologi Paul Barber yang merupakan pengarang buku Vampire, Burial, and Death (vampir, pemakaman, dan kematian), hampir semua kultur memiliki cerita versi lokal yang mirip legenda vampir, dan semuanya “memiliki kemiripan yang mengejutkan pada vampir ala Eropa,” katanya.


Kepercayaan akan adanya vampir berasal dari takhayul dan asumsi yang keliru tentang pembusukan setelah kematian.



Catatan penemuan pertama tentang vampir tersebar di Eropa pada abad pertengahan. Cerita-cerita itu semua mengikuti pola yang sama: suatu kenaasan menimpa seseorang, suatu keluarga, atau suatu kota, mungkin karena paceklik yang merusak panen, atau tersebarnya wabah.


Di masa itu, ilmu pengetahuan belum bisa menjelaskan pola cuaca dan teori kuman. Jadi, kesialan apa pun yang tak jelas penyebabnya bisa disalahkan pada vampir. Vampir merupakan jawaban mudah untuk menjelaskan mengapa dari dulu hal buruk bisa terjadi pada orang yang baik.


Mati tetapi belum membusuk


Para penduduk desa menggabungkan keyakinan mereka bahwa ada kutukan yang tengah terjadi di antara mereka dan ketakutan mereka terhadap kematian dan orang mati. Dengan begitu, mereka berkesimpulan bahwa mungkin orang-orang yang baru dikuburlah yang bertanggung jawab karena mereka telah bangkit dari kubur untuk berbuat jahat.


Maka dari itu, makam-makam digali, dan para penduduk desa sering kali dikagetkan oleh proses pembusukan yang normal, dan mengira itu fenomena yang supernatural.


Contohnya, walau orang lazimnya berasumsi bahwa mayat akan membusuk segera, bila peti tertutup rapat dan dikubur pada musim dingin, maka pembusukan bisa tertunda beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Pembusukan usus bisa menyebabkan penggembungan yang mendorong darah ke mulut sehingga mayat itu terlihat seperti baru saja menghisap darah.


Proses ini dipahami betul oleh para dokter dan pengurus pemakaman zaman sekarang. Namun, pada abad pertengahan di Eropa, semua ini merupakan pertanda yang tak bisa disangkal bahwa vampir itu nyata dan menghantui mereka.


Walau vampir “sesungguhnya” telah tidak ada, legenda-legendanya terus memikat dunia. Sepertinya, baik ilmu pengetahuan ataupun tonggak perak tak mempan membunuh mitos vampir. (Kompas)



Menungkap Vampir


Tahukah anda bahwa suatu penyakit genetik yang disebut porphyria boleh jadi merupakan pemicu munculnya mitos vampir? Porphyria adalah suatu kelainan berupa gangguan pada jalur pembentukan heme, suatu komponen dari hemoglobin yang berperan mengangkut oksigen dalam darah.


Anemia


Kebanyakan individu ini mengidap anemia karena mengalami gangguan sintesis heme (komponen pembentuk hemoglobin). Penyakit ini disebabkan oleh adanya ketidaksempurnaan dalam jalur pembentukan enzim dari glisin menjadi porfirin, menyebabkan over produksi porfirin yang dapat terkumpul di kulit, cairan tubuh, atau feses. Bentuk yang paling umum dari penyakit tersebut adalah acute intermittent porphyria. Kebanyakan individu yang terserang biasanya heterozigot dan biasanya tidak menimbulkan gejala spesifik karena satu single copy dari gen normal mampu menyediakan mekanisme biosintesis yang cukup untuk produksi enzim secara normal.


Istilah porphyria ini diambil dari bahasa Yunani, porphura yang berarti pigmen ungu, disebut demikian karena warna ungu yang muncul pada cairan tubuh pasien ketika terserang. Selain dapat diturunkan secara genetik, penyakit ini bisa dipicu oleh faktor lain seperti penggunaan obat-obatan tertentu, alkohol, kontrasepsi hormon, dan sebagainya. Pada kondisi lingkungan tertentu dan asupan nutrisi tertentu dapat terbentuk d-aminolevulinate dan porphobilinogen yang menyebabkan gangguan abdominal akut dan disfungsi saraf.


Salah satu bentuk kelainan porphyria adalah dapat membuat kulit menjadi sensitif terhadap sinar matahari, membuatnya rapuh dan mudah rusak. Karakteristik ini dimanfaatkan dalam penelitian pengobatan kanker dimana suatu obat yang diturunkan dari porphyrin disisipkan ke sel kanker, kemudian dipaparkan ke sinar, sehingga membuat melanoma kanker terbakar habis. Bentuk porphyria lain yang jarang terjadi, akan menghasilkan akumulasi uroporphyrinogen I, suatu isomer dari prekursor protoporphyrin. Zat ini menyebabkan urine berwarna merah, membuat gigi sangat mengkilat jika terkena sinar ultraviolet, dan membuat kulit abnormal jika terkena sinar matahari.


Vampir dan Porphyria


Boleh jadi kondisi genetik seperti inilah yang mengawali adanya mitos tentang vampir. Seseorang yang terkena penyakit ini, membutuhkan banyak darah karena dia mengidap anemia dan dia menghisap darah orang lain di malam hari karena pada siang hari kulitnya mungkin bisa melepuh apabila terkena sinar matahari.

Pada Januari 1964, makalah yang membahas porphyria dan etiologi manusia serigala diterbitkan di Proceedings of the Royal Society of Medicine. Lebih lanjut, pada tahun 1985, David Dolphin memublikasikan makalahnya yang berjudul “Porphyria, Vampires and Werewolves : The Aetiology of European Metamorphosis Legends”, yang kemudian menuai beragam kontroversi.



Antara lain karena meski penderita porphyria mendapat terapi injeksi heme, bagaimanapun darah yang diminum (seperti yang dilakukan oleh vampir) akan masuk ke sistem pencernaan dan diuraikan. Polemik lain berkembang yakni pada aspek-aspek seperti sensitifitas terhadap cahaya, dan alergi bawang putih yang ditengarai merupakan bagian-bagian yang ditambahkan oleh industri film pada legenda vampir itu sendiri. (http://netsains.com/)



Tags: ,




Sejarah Manusia Serigala


Misteri Manusia Serigala…






Kisah binatang jadi-jadian yang banyak terdengar dalam budaya masyarakat kita, ternyata juga terdapat di belahan lain bumi. Bahkan ada seorang tokoh dunia terkenal disebut pula sebagai salah satu pengidapnya. Benarkah makhluk demikian ada, bagaimana pula muasal kelahirannya?




Begitu beragamnya manusia jadi-jadian di bumi ini. Mulai dari manusia harimau atau manusia beruang di kawasan Asia, manusia hyena yang hidup di Afrika, manusia anjing hutan coyote diburu di Amerika Tengah, sedangkan manusia kadal berkeliaran di Selandia baru. Sama halnya dengan mitos babi ngepet atau leak dalam sebagian masyarakat kita, atau orang Barat yang memfiksikannya dalam film semisal An American Werewolf in London (1981) dan Wolf (1994) yang diperani Jack Nicholson.



Ternyata semua binatang jadi-jadian itu memiliki karakter serupa. Misalnya, perubahan di malam hari, menularkan kemampuan berubah bentuk melalui tetesan darah dalam gigitan, luka yang terjadi dalam bentuk binatang juga muncul dalam ujud manusia, atau binatang jadi-jadian yang mati segera kembali berubah jadi manusia.


Akibat kutukan


Herodotus, sejarawan Yunani dari abad V SM, mengatakan pada + 2.400 tahun lalu, bahwa penduduk di daerah yang sekarang bernama Lithuania dan Polandia, mengaku berubah menjadi manusia serigala selama beberapa hari dalam setahun.


Masa itu manusia serigala adalah manusia dengan dorongan kuat memangsa manusia lainnya. Melalui sihir mereka berubah menjadi serigala hitam untuk memudahkan mewujudkan niatnya. Sekali berubah, menurut kepercayaan lama, akan terus menyimpan kekuatan dan kelicikan serigala.


Baru di abad 1 SM Virgil sebagai penulis Latin yang pertama kali menyebut-nyebut soal takhayul ini, kemudian diikuti oleh Propertius, Servius, dan Petronius. Petronius yang kepala urusan hiburan zaman pemerintahan Kaisar Nero (54 – 68) bertutur tentang manusia serigala dalam bentuk sastra roman Satyricon. Dengan bumbu terang bulan, pekuburan, dan luka abadi setelah kembali jadi manusia, membuat roman itu sebagai bacaan hiburan.



Sebagian tradisi Roma dan Yunani menganggap manusia berubah jadi serigala sebagai hukuman dewa, karena ia telah mempersembahkan korban berupa manusia, ujar Pliny (61 – 113).


Meski baru abad XVIII kisah tentang manusia serigala diterbitkan, bukan berarti orang berkurang minat terhadap manusia serigala. Justru kepercayaan itu demikian kuat, bahkan sering diterima sebagai kebenaran, bukan fiksi.


Menurut kepercayaan lama ada tiga macam manusia serigala. Pertama, yang memperolah kemampuan itu melalui keturunan. Konon, kutukan terhadap nenek moyang menjadikan setiap keturunannya menjadi manusia serigala. Kedua, orang yang dengan sukarela jadi serigala dengan alasan dan tujuan jahat. Sedangkan yang terakhir adalah manusia serigala berhati lembut dan baik. Kondisinya yang tidak lazim, malah membuatnya merasa malu.


Sebenarnya, transformasi sering dilakukan oleh dukun-dukun suku tertentu dengan tujuan baik untuk mengatasi masalah di kelompoknya. Saat langka makanan, misalnya, si dukun bisa saja berubah ujud menjadi binatang jadi-jadian serupa makhluk yang akan diburu, supaya lebih mudah melacak buruan itu.


Ada juga yang tidak berubah ujud tetapi meminjam tubuh binatang untuk memata-matai, menyantet, atau sekadar menakut-nakuti musuh.



Berjubah kulit serigala


Kasus manusia serigala yang mencolok terjadi di Prancis, awal abad XVII. Adalah Jean Grenier (13) yang merasa yakin dirinya manusia serigala. Di pengadilan Bordeaux, Grenier mengaku, 2 tahun sebelumnya membuat perjanjian dengan setan di hutan. Dengan kulit serigala yang menurut pengakuannya pemberian setan, tiap malam ia bisa berkeliaran sebagai serigala, namun di siang hari kembali ke bentuk manusia. Ia telah membunuh dan memangsa beberapa anak kecil yang sendirian di ladang, juga menculik bayi yang ditinggal di rumah.



Sejauh menyangkut perilaku kanibalisme, penyelidikan menunjukkan kebenaran pengakuannya. Namun dari sudut kedokteran, remaja ini digolongkan penderita lycanthropy. Kelainan jiwa ini menyebabkannya berkhayal tubuhnya berubah bentuk menjadi hewan. Menilik usianya yang masih belia, Grenier cuma dihukum kurungan seumur hidup di Biara Fransiskan, Bordeaux.


Perubahan Grenier dengan menyamar di bawah kulit serigala serupa dengan cara transformasi manusia beruang di Skandinavia yang menggunakan kulit beruang. Selain kulit binatang, konon ada alat lain, yaitu korset. Ada yang terbuat dari kulit asli binatang, ada yang dari kulit manusia yang dihukum gantung. Dua alat itu banyak dipakai di Prancis, Jerman, Skandinavia, dan beberapa negara Eropa Timur. “Benda sakti” lainnya adalah salep khusus berisi ramuan dari kelompok tanaman solanaceae yang membangkitkan halusinasi.


Selain itu ada lagi alat dan cara untuk bertransformasi yang berupa jimat, ramuan, dan mantera pemujaan pada iblis. Khusus pemakaian jimat, justru orang di sekitar si pemakai yang terpengaruh seakan melihat manusia serigala, padahal si pelaku tidak berubah. Di luar saat bulan purnama, perubahan sering terjadi spontan dan lepas dari kendali pelakunya.


Penampilan si pelaku yang menakutkan, tindak kejahatannya yang mengerikan, dan terutama karena kengerian terhadap kekuatan setan, membuat manusia serigala jadi obyek yang harus diburu dan dimusnahkan. Penghukuman terhadap mereka terjadi di hampir sepanjang sejarah di Eropa. Malah pelaku kejahatan apa pun dengan mudahnya dapat dijuluki manusia serigala.


Pembunuhan massal sering disebut akibat kejahatan serigala. Seperti yang menimpa Peter Stubbe di tahun 1590 (ada yang menyebut Peter Stump di tahun 1589) dari Bedburg, dekat Cologne. Ia dituduh sebagai serigala yang kanibal setidaknya pada 2 pria, 2 wanita hamil, dan 13 kanak-kanak, dan inses dengan adik perempuannya.



Hukuman yang diterimanya luar biasa. Setelah dicabik-cabik dengan penjepit, dilindas roda, dipancung, akhirnya tubuh tanpa kepala itu dibakar. Hukuman bakar hidup-hidup juga diberlakukan untuk gundik dan anak perempuannya.


Di Prancis dan Jerman, manusia serigala biasanya memang dibakar atau digantung. Seperti yang terjadi terhadap lebih dari 200 laki-laki dan perempuan Pirenea (antara Prancis dan Spanyol) di seputar abad XVI, karena diduga manusia serigala.


Menurut Elton B. McNeil dalam The Psychoses (1970), demam berburu manusia serigala bisa disamakan dengan perburuan terhadap penyihir. Secara kejiwaan mereka yakin, orang akan diberkati bila mampu menangkap pelayan atau sekutu iblis.


Tak heran, saat itu di Prancis banyak ditemukan manusia serigala kagetan. Dalam satu periode – antara 1520 – 1630 – di Prancis tercatat 30.000 kasus manusia serigala.



Ada beberapa patokan untuk menentukan apakah seekor serigala jadi-jadian atau tidak. Konon, manusia serigala akan mempertahankan suara dan mata manusianya. Sedangkan menurut suku Indian, yang berubah jadi serigala hanya bagian kepala, tangan, dan kaki.


Dalam ujud manusia, ada beberapa ciri khas yang membedakannya dengan manusia biasa. Dua ujung alisnya saling bertemu di tengah, jari-jari tangannya yang panjang agak kemerahan, dengan jari tengah yang sangat panjang. Selain telinganya agak ke bawah dan sedikit ke belakang, tangan dan kakinya cenderung berbulu lebat.


Rasa takut terhadap manusia serigala lebih mudah dipahami dengan mengetahui alasan takut terhadap serigala. Sebelum abad XX di Eropa dan Asia Utara, serigala dianggap binatang paling cerdik yang berbahaya bagi manusia dan ternak. Apalagi bila serigala itu gila. Cukup sekali gigit korbannya bisa tewas mengerikan. Sampai-sampai ada institusi pemerintah Prancis yang khusus mengontrol serigala, paling tidak sejak pemerintahan Charlemagne (768 – 814), hingga abad ini.


Di Eropa pada abad pertengahan, serigala terkadang digantung bersebelahan dengan pelaku kejahatan di tiang gantungan, sebagai simbol ditaklukkannya kejahatan. Serigala pernah jadi masalah serius Irlandia abad XVII, sehingga sepotong kepala serigala sama nilai hadiahnya dengan kepala pemberontak.



Hanya halusinasi


Ada pendapat, manusia serigala timbul akibat halusinasi. Antara lain, pengaruh racun ergot yang dihasilkan oleh jamur Claviceps purpurea pada gandum. Ergot mengandung bahan serupa materi mentah untuk membuat LSD.



Halusinasi akibat ergot banyak terjadi di Eropa pada abad pertengahan. Itu tak lain karena masyarakat kebanyakan hanya bisa mengkonsumsi biji gandum yang terkontaminasi, sementara gandum bersih disimpan hanya untuk bangsawan. Maka, tanpa pengalaman atau ilmu sihir, bila memakan biji-bijian itu orang bisa merasa jadi katak atau serigala.


Satu kisah tragis terjadi tahun 1951 di Pont St Esprit di Rhone Valley, dengan korban keracunan ergot +300 orang. Lima orang mati, sedangkan kebanyakan cacat seumur hidup. Mereka yang cacat mengaku, telah mengalami halusinasi mengerikan. Ada pria yang merasa seolah-olah otaknya dilahap segerombolan ular merah. Ada pula yang sanggup membebaskan diri dari jaket pengikat orang gila sampai 7x, rontok giginya karena menggigit putus tali pengikat dari kulit yang membelenggunya, dan mampu membengkokkan dua batang teralis besi di jendela rumah sakit! Alasannya, pria itu merasa dikejar-kejar harimau.


Pendapat lain menduga manusia serigala adalah akibat persepsi keliru terhadap penyakit keturunan congenital porphyria. Menurut dr. Lee Illis dari Guy Hospital, London, pengidapnya amat tak tahan terhadap cahaya (karena itu mereka hanya bisa keluar malam hari), giginya berwarna merah atau coklat kemerahan, dan menunjukkan gejala gangguan jiwa (dari histeris ringan hingga depresi maniak). Borok lambat laun mengubah bentuk tangan mereka menjadi serupa cakar.


Namun, pendapat ini disanggah cendekiawan Almotarus, yang menjelaskan manusia serigala dalam bentuk manusia memiliki ciri khusus berupa mata cekung dan kering, serta kulit pucat. Selain itu luka pada kulit penderita jauh berbeda dengan kulit serigala.


Roh jahat dalam perjalanan astral


Pemahaman terhadap manusia serigala memasuki era baru menyusul keputusan terhadap Jean Grenier. Hakim-hakim di masa itu tidak mungkin lagi mengabaikan “koor” pendapat para dokter, yang yakin manusia serigala sebenarnya adalah penderita berbagai jenis dan tingkatan gangguan jiwa. Meski dokter Alfonso Ponce de Santa dari Spanyol masih menyebutnya sebagai gejala kemurungan jiwa akibat cairan tertentu yang dihasilkan empedu, yang diduganya telah menyerang otak.



Maka dibedakan antara makhluk mitos manusia serigala dan penderita kejiwaan (lycanthrope).


Lycanthropy berakar dari kata Yunani lycos artinya serigala dan anthropos atau manusia. Meski ada yang menyebut secara berbeda. Robert Burton dalam buku pengobatan klasik The Anatomy of Melancholy (1621) misalnya, menggunakan istilah kegilaan terhadap serigala.


Mula-mula lycanthrope dipakai untuk menggambarkan fenomena kuno berupa kemampuan orang bermetamorfosis jadi binatang. Namun lama-lama istilah itu diaplikasikan khusus untuk orang yang di alam subnormal yakin mampu berubah bentuk. Keyakinan itu dikuatkan dengan dorongan bersikap sadis dan obsesi terhadap darah dan daging yang terus bertahan dari waktu ke waktu di berbagai tempat – bahkan di negara beradab. Selera terhadap daging manusia itulah yang mengubah manusia menjadi monster. Namun secara nyata penderita lycanthrope tidak pernah berubah bentuk, suara, dan perilaku menjadi serigala.



Mengenai penampilannya yang tetap manusia, pada abad XV – XVI penderita lycanthrope berkilah, bahwa bulu-bulu mereka tumbuh di bawah kulit. Seperti yang terjadi di Padua, Spanyol, tahun 1541, ketika seorang petani dengan keji membunuh dan mengoyak-ngoyak tubuh beberapa orang korbannya. Saat tertangkap, ia mengaku sebagai serigala meski secara fisik tidak berujud binatang. Itu tak lain karena bulu-bulunya tersembunyi di bawah, bukan di atas, kulit. Untuk membuktikan ucapannya, penduduk segera memotong lengan dan kakinya. Alhasil, kecewa yang didapat, yang ada cuma darah, otot, dan tulang biasa.


Malah dalam buku klasik tentang sadisme, masokisme, dan lycanthropy Man into Wolf, antropolog Inggris Dr. Robert Eisler menyebut kemungkinan Adolf Hitler sebagai penderita lycanthropy. Ia merujuk pada kesaksian bagaimana sang Fuhrer memiliki kebiasaan menggigit karpet saat mengamuk.


Sedangkan manusia serigala adalah orang yang dengan kekuatan sihir atau mantera khusus dipercaya mampu mengubah diri menjadi serigala. Ia benar-benar serupa serigala baik keganasan, kekuatan, kelicikan, dan kecepatan larinya. Ia bisa bertahan dalam kondisi itu selama beberapa jam saja atau bahkan permanen.


Pendapat yang menguatkan keberadaan manusia serigala didukung oleh spiritualis Rose Gladden dengan dasar pemikiran perjalanan astral. “Katakanlah ada orang yang pada dasarnya jahat, suka dengan hal-hal yang mengerikan. Saat ia melakukan perjalanan astral, roh jahat yang banyak berkeliaran bebas di udara akan menangkap, mengubahnya menjadi serigala atau binatang lainnya, dan memanfaatkannya untuk tujuan keji.”


Dorongan bebas nilai


Lain lagi pendapat paranormal terkemuka Prancis pada abad XIX Eliphas Levi, bahwa proses transformasi itu adalah suatu manifestasi simpati manusia terhadap naluri kebinatangannya. Menurutnya, manusia serigala tidak lebih dari tubuh nonfisik dan naluri ganas berbentuk serigala.



Senada dengan itu, John Godwin, penulis Unsolved: The World of the Unknown, lebih menyoroti dorongan dalam diri manusia. Jujur saja, sebenarnya manusia memiliki sifat buruk serupa serigala yang selama ini ditekan untuk tidak muncul. “Dengan berubah, mereka bebas dari ujud fisik manusianya yang mengalangi mewujudkan dorongan dan keinginan kuat tanpa perlu merasa bersalah atau takut. Dalam ujud binatang, tidak ada lagi tabu yang harus dijaga. Karena binatang memang tidak mengenal tabu.”


Sedangkan James VI dari Skotlandia dalam Daemonologie (1597), melihat penyebabnya adalah segunung masalah yang dihadapi manusia mulai dari bencana alam dan cuaca buruk, gagal panen, serangan hama, dan kejahatan yang meningkat. Semua itu perlu seseorang atau sesuatu untuk disalahkan. Gampangnya, serigala dijadikan kambing hitam. Selain itu adalah ketidaksiapan penduduk untuk melepaskan kepercayaan atas makhluk sejenis itu membuat manusia serigala terus eksis dalam waktu lama.


Richard Carrington, penulis Mermaids and Mastodon menyamakan alasan di balik kepercayaan akan manusia serigala dengan kepercayaan primitif, bahwa monster sebenarnya bentuk yang diciptakan manusia sendiri, untuk mengkompensasikan posisinya sendiri yang demikian kecil di alam semesta.


Saat peradaban makin maju, mitos binatang menakutkan pun lenyap. Contohnya, suku Indian Sioux di Dakota Utara, AS, yang dulu percaya akan adanya binatang pemangsa manusia. Tapi, keturunannya di abad ini melupakan mitos itu. Menurut mereka, takhayul itu lahir akibat rasa takut terhadap mastodon yang berkeliaran di dataran Dakota.



Pendapat manusia serigala hanya takhayul belum mencapai kata putus. Jika benar itu sekadar ciptaan manusia, mengapa kisah itu bertahan sekian lama? Apa pula yahg membuat ilmuwan demikian getol berkutat memecahkannya? (Dari pelbagai sumber/Sht)


Misteri Nazca Lines

Misteri Nazca Lines (Garis Nazca), Tempat Pendaratan Alien?


Nazca Lines (garis Nazca) adalah salah satu peninggalan geolyps kuno yang terletak di Gurun Nazca, Peru. Tampat tersebut merupakan tempat yang gersang dan telah dimasukkan ke dalam salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO. Dataran tersebut membentang sejauh 80 km antara kota Nazca dengan palpa di Pampas de Jumana. Meskipun beberapa geolyps dibuat berdasarkan motif terstentu, para ahli percaya bahwa Nazca Lines dibuat oleh kebudayaan Nazca antara 200 SM dan 700 M. Ratusan motif seperti laba-laba, monyet, ikan, kadal ditemukan.

Nazca Lines dibuat di atas permukaan tanah dengan cara menyingkirkan sebagian batu atau kerikil yang berwarna sedikit coklat atau kemerah-merahan sehingga memunculkan warna putih di lapisan tanah di bawahnya. Yang terbesar memiliki panjang lebih dari 200 m (660) kaki. Karena terletak di dataran yang gersang dan terisolasi, maka garis itu pun tidak berubah oleh hujan dan manusia sehingga masih nampak jelas.





Berbentuk burung






Berbentuk anjing





Berbentuk monyet


Bentuk laba-laba





Tampak garis nazca di permukaan tanah




Para ahli berbeda pendapat untuk apa Nazca Lines dibuat. Ada yang menghubungkannya dengan agama dan kepercayaan, aliran air, hingga hubungannya dengan makhluk luar angkasa (alien). Para ahli mengemukakan teori tentang dengan apa mereka (kamun Nazca) membuat garis tersebut. Beberapa studi telah dilakuakn dan mereka menyimpulkan bahwa mereka membuat Nazca Lines dengan menggunakan kayu. Hal itu ditunjukkan dengan adanya beberapa kayu tua berumur ratusan atau bahkan ribuan tahun yang ditemukan diujung garis.


Untuk membuat garis berpola seperti itu bukanlah pekerjaan mudah, terlebih lagi jika dilakukan ribuan tahun yang lalu dimana teknologi canggih belum tersedia. Daerah yang dicakup sangatlah luas yaitu mencapai 500 km persegi, belum lagi iklim yang kering menambah kesulitan pembuatannya.


Garis panjang ini dianggap sebagai landasan pesawat alien oleh beberapa peneliti


Para arkeolog dan antropolog telah mempelajari kebudayaan Nazca kuni dan mencoba untuk menentukukan apa sebenarnya tujuan dari dibuatnya garis-garis itu. Adalah salah satu teori yang mengatakan bahwa mereka ingin agar garis tersebut dapat dilihat dilangit, hal itu dimaksudkan sebagai alat semacam observatorium untuk menunjukkan letak bintang dan benda langit lainnya berada. Banyak adat prasejarah di Amerika yang menggabungkan antara astronomi dan kepercayaan seperti halnya kebudayaan Mississippian. Contoh lain adalah Stonehenge di Inggris. Dan pada Garis Nazca banyak hal yang memperkuat bahwa garis-garis tersebut dibuat untuk kepentingan ilmu astronomi.


Pada tahun 1985, arkeolog Johan Reinhard menerbitkan arkeologi, etnografi, dan data historis yang menunjukkan bahwa masyarakat Nazca menyembah gunung dan sumber air lainnya yang mendominasi dalam agama Nazca dan ekonomi mereka. Ia berteori bahwa garis-garis dan angka adalah bagian dari praktek keagamaan yang melibatkan penyembahan dewa-dewa yang terkait dengan ketersediaan air, yang secara langsung berhubungan dengan keberhasilan dan produktivitas tanaman. Dia menafsirkan baris sebagai jalur menuju ke tempat-tempat suci di mana para dewa bisa disembah. Angka adalah simbol yang mewakili hewan dan benda-benda yang dimaksudkan untuk memohon bantuan para dewa ‘dalam penyediaan air. Namun, makna yang tepat dari banyak individu geoglyphs tetap belum terpecahkan pada 2010.


Penulis asal Swiss, Erich Von Daniken menunjukkan garis-garis Nazca dan konstruksi kompleks lainnya merupakan sebuah pengetahuan teknologi lebih tinggi dan dia percaya bahwa saat itu sudah ada alat untuk terbang. Von Daniken mengatakan bahwa garis-garis Nazca di Peru adalah landasan dari sebuah lapangan udara yang melayani makhluk kuno dari kebudayaan lain. Tapi sayang ia tidak memiliki bukti ilmiah yang cukup untuk itu dan hal itu masih terus mengundang banyak perdebatan sampai sekarang.


Sumber: wikipedia



Nazca Lines adalah salah satu peniggalan geolyps kuno yang terletak di Gurun Nazca, Peru. Tampat tersebut merupakan tempat yang gersang dan telah dimasukkan ke dalam salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO. Dataran tersebut membentang sejauh 80 km antara kota Nazca dengan palpa di Pampas de Jumana. Meskipun beberapa geolyps dibuat berdasarkan motif terstentu, para ahli percaya bahwa Nazca Lines dibuat oleh kebudayaan Nazca antara 200 SM dan 700 M. Ratusan motif seperti laba-laba, monyet, ikan, kadal ditemukan.

Nazca Lines dibuat di atas permukaan tanah dengan cara menyingkirkan sebagian batu atau kerikil yang berwarna sedikit coklat atau kemerah-merahan sehingga memunculkan warna putih di lapisan tanah di bawahnya. Yang terbesar memiliki panjang lebih dari 200 m (660) kaki. Karena terletak di dataran yang gersang dan terisolasi, maka garis itupun tidak berubah oleh hujan dan manusia sehingga masih nampak jelas.


Para ahli berbeda pendapat untuk apa Nazca Lines dibuat. Ada yang menghubungkannya dengan agama dan kepercayaan, aliran air, hingga hubungannya dengan makhluk luar angkasa (alien).


Para ahli mengemukakan teori tentang dengan apa mereka (kamun Nazca) membuat garis tersebut. Beberapa studi telah dilakuakn dan mereka menyimpulkan bahwa mereka membuat Nazca Lines dengan menggunakan kayu. Hal itu ditunjukkan dengan adanya beberapa kayu tua berumur ratusan atau bahkan ribuan tahun yang ditemukan diujung garis.


Untuk membuat garis berpola seperti itu bukanlah pekerjaan mudah, terlebih lagi jika dilakukan ribuan tahun yang lalu dimana teknologi canggih belum tersedia. Daerah yang dicakup sangatlah luas yaitu mencapai 500 km persegi, belum lagi iklim yang kering menambah kesulitan pembuatannya.


Para arkeolog dan antropolog telah mempelajari kebudayaan Nazca kuni dan mencoba untuk menentukukan apa sebenarnya tujuan dari dibuatnya garis-garis itu. Adalah salah satu teori yang mengatakan bahwa mereka ingin agar garis tersebut dapat dilihat dilangit, hal itu dimaksudkan sebagai alat semacam observatorium untuk menunjukkan letak bintang dan benda langit lainnya berada. Banyak adat prasejarah di Amerika yang menggabungkan antara astronomi dan kepercayaan seperti halnya kebudayaan Mississippian. Contoh lain adalah Stonehenge di Inggris. Dan pada Garis Nazca banyak hal yang memperkuat bahwa garis-garis tersebut dibuat untuk kepentingan ilmu astronomi.


Pada tahun 1985, arkeolog Johan Reinhard menerbitkan arkeologi, etnografi, dan data historis yang menunjukkan bahwa masyarakat Nazca menyembah gunung dan sumber air lainnya yang mendominasi dalam agama Nazca dan ekonomi mereka. Ia berteori bahwa garis-garis dan angka adalah bagian dari praktek keagamaan yang melibatkan penyembahan dewa-dewa yang terkait dengan ketersediaan air, yang secara langsung berhubungan dengan keberhasilan dan produktivitas tanaman. Dia menafsirkan baris sebagai jalur menuju ke tempat-tempat suci di mana para dewa bisa disembah. Angka adalah simbol yang mewakili hewan dan benda-benda yang dimaksudkan untuk memohon bantuan para dewa ‘dalam penyediaan air. Namun, makna yang tepat dari banyak individu geoglyphs tetap belum terpecahkan pada 2010.


Penulis asal Swiss, Erich Von Daniken menunjukkan garis-garis Nazca dan konstruksi kompleks lainnya merupakan sebuah pengetahuan teknologi lebih tinggi dan dia percaya bahwa saat itu sudah ada alat untuk terbang. Von Daniken mengatakan bahwa garis-garis Nazca di Peru adalah landasan dari sebuah lapangan udara yang melayani makhluk kuno dari kebudayaan lain. Tapi sayang ia tidak memiliki bukti ilmiah yang cukup untuk itu

Negara Negara yang Sering Dikunjungi UFO


Beberapa kisah yang diungkap di sini sangat dramatis, dan nyaris
sulit dipercaya karena seperti kisah-kisah alien dalam film-film
Hollywood. Pernahkah anda membayangkan pada suatu hari terjadi
pertempuran antara alien dan tentara penyelam Uni Soviet di Danau
Baikal, danau air tawar terbesar dan terdalam di dunia, yang berada di
wilayah Rusia. Ini kisah nyata loh, bukan fiksi. Terjadi tahun 1982.

Pertempuran itu berakhir dengan tewasnya tiga penyelam tentara, empat
luka parah, sedang alien konon berhasil meloloskan diri. Kisah
menghebohkan lainnya terjadi pada 1996, sejumlah alien terdampar di
kota Varginha, Brasil. Makhluk aneh ini memiliki kepala besar, mata
merah dan besar, berbadan tipis namun konon kelihatan lemah dan sakit.





6. Children inspect a model of an alien on 
<br />display inside  International UFO Museum & Research Centre, Roswell,
<br /> New Mexico

Anak-anak sedang melihat sebuah model yang menyerupai
makhluk Alien di International UFO Museum & Research Centre,
Roswell, New Mexico







Dua hari kemudian, beberapa dari alien ini tergeletak mati di jalan.
Kisah ini sangat menghebohkan, namun pemerintah Brasil kala itu
membantah keras. Padahal ada saksi mata dari kejadian itu. Kisah lain
yang juga seru adalah ‘penyerbuan’ 21 UFO ke wilayah udara Brasil
sehingga mengacaukan lalu lintas udara.



Akibatnya Brasil mengerahkan pesawat tempurnya untuk memburu kelompok
UFO itu. Insiden ini diakui oleh Menteri Pertahanan Udara Brasil
Brigadir Octavio Moreira, dua dekade kemudian.

Sikap Brasil terhadap fenomena UFO ini memang agak berbeda dengan
Negara lainnya. Brasil adalah Negara pertama di dunia yang secara resmi
dan terbuka mengakui realitas fenomena UFO, juga negara pertama yang
melakukan penelitian terhadap UFO secara terbuka.

Seperti kita tahu, kasus penampakan UFO terjadi di banyak Negara di
dunia. Namun berkat TV dan Film, banyak orang percaya bahwa Aliens
mengunjungi Amerika Serikat hampir secara eksklusif, tentu saja anggapan
ini tidak benar.



Karena UFO menampakan diri di seluruh dunia, bahkan ke negeri-negeri
kecil atau kawasan yang sebelumnya kurang dikenal dunia. Meskipun,
memang dalam hal kuantitas jumlah penampakan UFO di negeri Paman Sam
itu, berada di urutan teratas, alias terbanyak dibanding Negara lain.




Ilustrasi penculikan Travis Walton oleh Alien

Ilustrasi penculikan Travis Walton
oleh Alien



Bahkan dari Amerika juga muncul kisah-kisah dramatis tentang penculikan
manusia oleh makhluk asing ini. Mungkin itu sebabnya muncul ungkapan
bahwa Amerika merupakan ‘tempat berlibur’ favorit UFO di bumi.

Berikut ini adalah 10 negara yang termasuk menonjol dalam hal
pelaporan UFO dan kualitas kasusnya. Di antara negera tersebut, ternyata
nama Indonesia masuk di urutan ke-10. UFO rupanya senang berkunjung ke
Indonesia, meski secara kualitas kasus relative tidak terlalu
menonjol. Salah satu yang ‘agak’ menarik adalah cerita munculnya UFO
sebelum tsunami pada 2004 lalu.








1. Amerika


Nah, Negara super power ini berada di urutan pertama karena menjadi
tempat paling sering (terbanyak) dikunjungi UFO dibanding Negara lain di
seluruh dunia. Ada ratusan penampakan UFO dilaporkan setiap tahunnya.




Karenanya ada sebutan  untuk hal ini yakni Amerika Serikat adalah
tempat ‘berlibur’ utama UFO di dunia. Bukan itu saja, Amerika Serikat
juga memegang rekor terbanyak jumlah pelaporan kasus penculikan manusia
oleh makhluk asing (alien)

Salah satu kisah penculikan terkenal adalah kisah Travis Walton.
Travis adalah seorang penebang kayu di daerah Arizona. Ia mengaku
diculik oleh benda asing tak dikenal.




Benda tersebut terbang di angkasa dan melumpuhkannya dengan menyorotkan
cahaya. Setelah mengalami pengalaman aneh itu, Walton menulis sebuah
buku berjudul "The Walton Experience". Buku tersebut diangkat menjadi
sebuah film dengan judul Fire in the Sky.



Travis Walton, potret 1975. Penebang kayu asal Arizona ini mengaku
<br />diculik alien

Penebang kayu asal
Arizona ini mengaku diculik alien



Ada pendapat yang mengatakan bahwa korban penculikan diajak ke dimensi
yang berbeda dengan dimensi manusia, karena dalam suatu kasus
penculikan korban merasa diculik pada jam 09.00 dan dikembalikan pukul
09.00 pula, padahal ia merasa diculik berjam-jam.



Menurut peneliti BETA, ini adalah kemungkinan pemindahan dimensi,
dimana waktu dalam dimensi lain berbeda dengan waktu dalam dimensi
manusia.

Kasus lain yang juga menarik dan juga popular adalah penampakan pada
Maret 1997. Dikatakan menarik, bukan hanya kejadiannya saja tapi juga
jumlah saksi mata yang mencapai ribuan orang.




Malah disebut 10 persen penduduk Arizona menyaksikan pemandangan langka
ini. Para saksi mata ini menyebut mereka melihat pesawat berformasi
segitiga atau “V” terbang di atas kota Phoenix, Arizona, pada malam 13
Maret 1997.



saksi mata ini menyebut mereka melihat pesawat berformasi segitiga 
<br /> atau “V” terbang di atas kota Phoenix, Arizona, pada malam 13 Maret  
<br />1997

Tapi ‘Insiden Roswell’ mendapat catatan tersendiri dalam sejarah UFO
dunia. Wikipedia menyebutkan pada tanggal 4 Juli 1947, ditemukan
serpihan piring terbang di sebuah kawasan peternakan di kota Roswell,
New Mexico, setelah badai menerjang.



Konon, bersama piring terbang itu juga ditemukan empat alien, makhluk
aneh berkepala besar dengan badan berwarna abu-abu. (Kabarnya, 2 alien
itu mati, 1 lari kemudian mati ditembak, 1 sekarat kemudian mati)

Ketika laporan jatuhnya piring terbang itu disampaikan, tim angkatan
udara AS datang dan langsung mengangkat serpihan pesawat angkasa
beserta empat alien itu. Komandan di pangkalan Angkatan Udara Roswell
mengatakan pada wartawan, ada cakram terbang yang ditemukan di tempat
itu. Pernyataan tersebut diperkuat oleh Grady Barnett dan tim
arkeologinya.


Namun empat hari kemudian muncul bantahan bahwa serpihan itu bukan
pesawat angkasa, melainkan balon cuaca. Ketika itu memang informasi soal
UFO belum seterbuka sekarang, malah ada kesan menutupi.



Penyelidikan tentang UFO masih menjadi rahasia Negara. Setelah
kejadian itulah, muncul istilah ‘UFO’ (Unidentified Flying Object)
menggantikan istilah ‘piring terbang’, oleh Kapten Edward J. Ruppelt,
pada 1952.







2. Brazil



Brazil berada di urutan kedua. Bukan hanya karena banyaknya kasus
penampakan UFO di wilayahnya, tapi juga ‘kualitas’ dari kasus-kasus itu
yang sungguh mencengangkan. Kalau sebagian dari kita hanya menyaksikan
‘penyerbuan alien’ ke bumi hanya dalam film-film Hollywood, atau
menyaksikan bagaimana UFO menyerang penduduk dengan sinar laser
pesawatnya hanya dalam film, tapi ternyata kejadian itu, konon
benar-benar terjadi di sana.

Nggak percaya, kan?? Kejadian-kejadian seperti itu seperti tidak
masuk akal. Mungkin anda juga tak pernah tahu kalau kasus-kasus
penampakan UFO di negeri ini, beberapa di antaranya malah menimbulkan
korban. Mungkin mirip seperti di Rusia di mana tiga orang tewas saat
berkelahi dengan alien.

Malah di Brasil, kehadiran alien ini kemudian dihubungkan dengan
pemunculan Chupacabra, makluk aneh dengan duri di leher hingga pangkal
ekor. Chupacabra ini kerap juga disebut ‘kambing penghisap darah’ yang
nyaris seperti mitos, tapi di masa modern seperti sekarang, pemunculan
makhluk aneh itu beberapa kali dilaporkan.




UFO di atas Trinidade Island, Brazil in May 1958UFO di atas Trinidade Island, Brazil in May 1958




Salah satu kasus UFO yang menggerkan adalah seorang penduduk yang tanpa
sengaja memergoki makhluk asing itu, diserang dengan sinar laser,
untungnya dia berhasil selamat. Namun luka-luka yang dideritanya cukup
serius, sekujur tubuhnya menderita luka bakar radiasi juga ada luka
bekas tusukan.

Tidak seperti di Negara lain, nampaknya UFO yang datang ‘berkunjung’
ke negeri ini cukup ‘agresif’. Itu sebabnya sikap pemerintah Brasil
pun cukup serius menanggapi hal ini yakni dengan kekuatan militer.
Untuk yang satu ini anda boleh percaya boleh tidak. Memang mirip
film-film alien versi Hollywood.



Seperti misalnya, ketika dua alien dipergoki berada di kota Varginha
pada 1996. Kasus ini sempat menggegerkan dan dipublikasikan ke seluruh
dunia. Tapi hal itu dibantah keras oleh pemerintah, ada kesan sengaja
menutup-tutupi hal tersebut. Padahal, konon, ada beberapa orang menjadi
saksi mata peristiwa itu. Informasi yang beredar pun menjadi
simpang-siur.

Wikipedia menjelaskan, ketika itu media massa mengungkapkan, makhluk
aneh itu pertama kali terlihat oleh tiga orang perempuan; Liliane dan
Valquíria Fatima Silva, dan Katia Andrade Xavier. Mereka melihat makhluk
asing ini pada suatu sore pada 20 Januari 1996, tingginya 1,6 m,
kepalanya besar dan tubuhnya sangat tipis, kulitnya coklat dan mata
merah besar serta bau. Menurut ketiga gadis ini, makhluk asing itu
terlihat lemah, seperti terluka atau sakit.




Tampang mengerikan dari makhluk ini, membuat mereka lari
pontang-panting, ketakutan. Kepada ibu mereka, dikatakan, mereka melihat
setan, seraya menggambarkan makhluk mengerikan itu. Si ibu yang
penasaran, mendatangi ‘TKP’, ternyata benar, makhluk itu masih ada di
sana.

Setelah itu seperti sudah diduga, kota pun menjadi gempar, beredar
kabar bahwa alien ada di kota mereka. Dua hari kemudian ada kabar
beredar, alien ditemukan tergeletak di jalan, kemudian diangkut oleh
truk militer dibawa ke rumah sakit militer untuk diteliti.

Berbagai spekulasi muncul, namun menemui jalan buntu karena
‘tertutupnya’ akses informasi ini. Sampai akhirnya sebuah kesaksian
muncul dari Vitorio Pacaccini, pengamat UFO Brasil. Pacaccini di
televisi mengatakan, seorang pejabat pemerintah yang tidak mau
disebutkan namanya, membenarkan peristiwa tersebut.

Pacaccini mengatakan, orang pertama yang menemukan alien itu bukan
tiga gadis itu, melainkan para petugas pemadam kebakaran. Ketika itu 20
Januari, sekelompok petugas pemadam kebakaran menemukan sekelompok anak
laki-laki tengah melempari makhluk aneh itu. Petugas pemadam kebakaran
itu lalu menangkap makhluk asing itu, kemudian di bawa pergi.

Sejak kejadian itu, kota Varginha menjadi sangat terkenal di dunia
dan mendatangkan banyak wisatawan. Malah sekarang, program
kepariwisataan ‘ET Tour’ menjadi salah satu andalanh kota ini dalam
menggaet turis asing. Aneka souvenir berbentuk ‘ET” atau alien banyak
dijual di sana.


Namun kini pemerintah Brasil tidak lagi tertutup tentang fenomena
UFO di negaranya. Malah pemerintah kini bersedia ‘membagi’ info rahasia
tentang penampakan-penampakan UFO. Termasuk yang diungkap adalah
data-data rahasia kejadian pada 19 Mei 1986 yang dikenal sebagai
“Official UFO Night in Brazil”.

Info itu dianggap sangat kuat karena ada puluhan saksi mata yang
menyaksikan 21 objek aneh berbentuk lingkaran. Diperkirakan
masing-masing berdiameter 100 m, melayang di udara Brasil.



Benda asing itu terdeteksi oleh para pilot sipil dan membuat lalu
lintas udara terganggu, seperti Sao Paulo dan Rio de Janeiro. Kemudian
beberapa pesawat pemburu, mirage F-5 mengejar UFO ini.

Menteri Pertahanan Udara, Brigadir Octavio Moreira mengungkapkan
insiden tersebut secara terbuka di televisi. Para pilot yang ikut ambil
bagian dalam perburuan itu memberi keterangan tentang perburuan yang
berlangsung beberapa jam itu.



Ya, pemerintah Brasil memang telah terbuka untuk informasi UFO. Bagi
masyarakat yang ingin melihatnya bisa mengakses di arsip nasional
Brasil. Tahun 2004 lalu membentuk Brazilian Committee of UFO
Researchers.




Menteri 
<br />Pertahanan Udara, Brigadir  Octavio Moreira

Menteri Pertahanan
Udara, Brigadir Octavio Moreira


Pada akhir Juli, ratusan makalah dari SIOANI (system resmi untuk
investigasi unidentified aerial phenomenon) tentang penanganan militer
terhadap fenomena UFO tahun 60-an dan 70-an, dilansir.



SIOANI juga mengajak peneliti sipil untuk ikut ambil bagian dalam
penyelidikan objek asing itu. Brasil adalah Negara pertama di dunia
yang secara resmi dan terbuka mengakui realitas fenomena UFO, juga
Negara pertama yang melakukan penelitian terhadap UFO secara terbuka.







3. Rusia



Selain Amerika, angkatan udara Rusia adalah salah satu yang juga
dibuat bingung dengan penampakan UFO. Selama masa perang dingin, kerap
kali dua Negara, Rusia dan Amerika bertikai soal adanya pesawat asing
yang terbang melintas di wilayah mereka.



Masing-masing menuduh telah membuat pesawat eksperimen berbentuk piring
terbang. Tuduhan ini merujuk pada rumor Nazi yang membuat eksperimen
piring terbang pada Perang Dunia ke-2.

Bukan hanya Amerika, Soviet pun menuduh Cina membuat ‘UFO’ yang
terbang di perbatasan kedua Negara (Cina-Rusia). Tapi tuduhan ini
dibantah oleh Cina. Perbatasan kedua Negara (Rusia-Cina) yang dimaksud
adalah pengunungan Altai yang selama ini dianggap sebagai salah satu
daerah di dunia yang paling aktif aktivitas UFO-nya.



Kawasan pegunungan Altai adalah lokasi hutan belantara terpencil, di
mana kebanyakan penampakan jarang dilaporkan dan juga hampir mustahil
untuk dilakukan verifikasi.



Konon,
<br /> tahun 1968, UFO jatuh di sebuah hutan di wilayah kekuasaan  Uni Soviet.
<br /> Mayat alien kabarnya sempat dikeluarkan dari pesawat dan  diotopsi. 
<br />Sayangnya info tentang ini sangat rahasia/sumber  
<br />foto:http://www.zamandayolculuk.com/cetinbal/russiaufocrash.htm

Konon, tahun 1968, UFO jatuh di sebuah hutan di wilayah kekuasaan
Uni Soviet. Mayat alien kabarnya sempat dikeluarkan dari pesawat dan
diotopsi. Sayangnya info tentang ini sangat rahasia.




Klik disini untuk melihat foto-foto selengkapnya :

www.zamandayolculuk.com

Di sisi lain, pemerintah juga melakukan pengontrolan ketat tentang
masalah ini, hal itu juga yang menjadi salah satu keprihatinan para
pengamat UFO negeri itu. Tapi untungnya kondisi politik negeri itu
berubah, Rusia menjadi lebih terbuka.



Sejarah penampakan UFO di Rusia pun diungkap. Tahun 2009 lalu, angkatan
laut Rusia mengungkapkan keberadaan UFO di wilayahnya pada masa
Soviet. Dalam salah satu file diungkapkan, UFO pernah membayangi kapal
selam Rusia yang akan naik ke permukaan. Ketika kapal selam naik,
mereka melihat ‘kapal asing’ itu berada di langit, di atas mereka.

File lainnya (nah ini sungguh sulit dipercaya) nyaris seperti cerita
fiksi di film-film. Tapi tidak, ini kisah nyata, setidaknya begitu yang
diungkap file angkatan laut Rusia yang sekian lama ‘disembunyikan’
alias rahasia. Diungkapkan, penampakan UFO ini terjadi di dalam Danau
Baikal, danau air tawar terbesar dan terdalam di dunia, pada tahun 1982.




Danau 
<br />Baikal di Rusia, di dalam danau laut tawar terbesar di dunia  ini 
<br />dikabarkan menjadi tempat pertempuran penyelam militer Soviet dan  
<br />alien, 1982. Dari tujuh penyelam, 3 tewas, 4 luka parah.

Danau Baikal di Rusia, di dalam danau laut tawar terbesar di dunia
ini dikabarkan menjadi tempat pertempuran penyelam militer Soviet dan
alien pada tahun 1982. Dari tujuh penyelam, 3 tewas, 4 luka parah.

Woww!! Mungkin, inilah salah satu kisah alien yang paling dramatis.
Kita selama ini hanya tahu UFO terbang di langit, tapi ternyata mereka
pun ada di dalam air.  Penemuan itu sebenarnya tidak disengaja.



Ketika itu, tim penyelam militer sedang berlatih di danau terdalam di
dunia itu. Tiba-tiba, saat mereka menyelam di kedalaman 50 meter, mereka
melihat makluk asing mengenakan pakaian keperakan. Tujuh penyelam
militer mengejar makhluk itu. Bisakah anda menduga apa yang terjadi???

Terjadi perkelahian hebat antara penyelam dan makhluk itu, hasilnya,
tiga penyelam militer tewas, empat lainnya luka parah!!!! Sayang tidak
dijelaskan bagaimana alien yang lolos, apakah penyelidikan
dilanjutkan, kalau iya, apa hasilnya. Wahh..kalaupun ada penyelidikan
lanjutan mungkin hasilnya masih rahasia.

Berdasarkan analisis data penampakan UFO, diketahui bahwa UFO
menyukai air. Sebanyak 50 persen lebih penampakan UFO ini berkaitan
dengan lautan juga danau.





“Lima puluh persen penampakan UFO berhubungan dengan lautan dan 15%
berhubungan dengan danau. Jadi total 75 % berhubungan dengan air,”
ungkap Vladimir Azhazha, mantan perwira angkatan laut Rusia yang kini
menjadi peneliti terkenal bidang UFO.



Pada suatu ketika, kapal selam nuklir Soviet dalam sebuah misi tempur di
Samudra Pasific mendeteksi enam objek tak dikenal. Pengejaran
dilakukan, kapten memerintahkan kapal selam naik ke permukaan mengikuti
objek itu yang langsung naik ke udara dan terbang menjauh. Pengejaran
ini pun gagal.




Ilustrasi
Penampakan UFO di dalam air

Pensiunan komandan kapal selam Rusia, Laksamana (pur) Yury Beketov
bercerita tentang banyaknya kejadian misterius terjadi di kawasan
Segitiga Bermuda. Misalnya, instrument kapal yang tiba-tiba berfungsi
tanpa alasan yang jelas, atau pada suatu ketika mendeteksi adanya
gangguan kuat dari luar. Ia memperkirakan bisa jadi gangguan tersebut
disengaja oleh UFO.


“Dalam beberapa kesempatan instrumen membaca benda-benda yang
bergerak dengan kecepatan luar biasa. Perhitungan menunjukkan kecepatan
sekitar 230 knot, 400 kilometer per jam. Kecepatan secepat itu biasanya
pada permukaan datar. Rasanya seperti menantang hukum fisika. Hanya
ada satu penjelasan tentang ini bahwa kemampuan makhluk yang melakukan
ini jauh melampaui kita, ” jelas Beketov.



Veteran angkatan laut, Kapten (pur) Igor Barklay mengatakan, "UFO
kerap muncul di lautan, atau di manapun armada NATO berada. Baik itu di
Bahamas, Bermuda atau Puerto Rico. Namun yang paling sering adalah
penampakan UFO di bagian terdalam dari Samudra Atlantik, misalnya di
bagian selatan Segitiga Bermuda juga di kedalaman laut Karibia".







4. Cina


Cina dan daerah otonom Tibet juga mempunyai catatan sejarah panjang
tentang kehidupan makhluk asing dan penampakannya sejak ribuan tahun
lalu di wilayahnya. Cerita-cerita dongeng kuno Cina mengungkap hal itu.
Misalnya mitos yang berbicara tentang mesin terbang yang kadang disebut
sebagai mutiara dari langit, kadang dibuat oleh manusia, namun lebih
sering disebut dibuat oleh para dewa.

Beberapa pengamat UFO, khususnya Hartwig Hausdorf telah berspekulasi
bahwa banyak kisah dalam mitologi naga Cina merujuk pada makhluk
asing. Misalnya kisah kaisar Cina yang naik kereta terbang yang ditarik
oleh naga atau kisah dewa-dewa yang turun dari langit menunggang naga.
Bahkan kisah tentang seorang kaisar yang mencapai keabadian, dia
diambil oleh naga dan diterbangka ke langit.

Analisa Hartwig Hausdorf mungkin terlalu jauh atau berlebihan, kita
orang awam menjadi sulit memahaminya. Dia menghubungkan mitologi Cina
dengan keberadaan alien.

Ketika revolusi kebudayaan meletus di Cina, dimana terjadi
pembungkaman terhadap warga sipil oleh rezim komunis, berbagai data
maupun klaim seputar penampakan UFO mustahil didapat. Namun kini agaknya
sikap pemerintah terhadap alien dan UFO sudah berubah. Kini penampakan
UFO lebih terbuka dibicarakan, termasuk seputar penemuan-penemuan
mereka.


Sebagaimana diketahui, Cina dikenal sebagai salah satu pusat
peradaban kuno dunia. Itulah yang membuat Cina menjadi salah satu tempat
‘liburan’ alien paling favorit.









5. Meksiko


Meksiko pun dikenal sebagai salah satu hotspot UFO di bumi. Seperti
Kanada, diduga Meksiko pun menerima ‘limpahan UFO’ karena posisinya
yang bersebelahan dengan Amerika Serikat. Tapi nampaknya Meksiko punya

‘daya tarik’ tersendiri bagi UFO. Kenapa? Karena alien suka
bangunan-bangunan kuno, dan Meksiko ‘memenuhi syarat’ itu.



1. Image made from a video shows unidentified flying objects 
<br />in  the skies over southern Campeche state filmed by Mexican Air Force  
<br />pilots, in 2004. The tape shows the bright objects, some sharp points of
<br />  light and others like large headlights, moving rapidly in what appears
<br />  to be a late-evening sky.

Foto ini diambil
oleh pilot Angkatan Udara Meksiko yang telah menangkap penampakan sebuah
benda asing di atas langit Campeche Selatan



Sebagaimana diketahui, Meksiko merupakan salah satu Negara yang kaya
akan peninggalan masa lalu. Dan boleh percaya atau tidak, seperti
wisatawan umumnya, alien suka ‘menjelajah’ reruntuhan piramida di
Meksiko.










6. Inggris dan Irlandia


Sepertinya Inggris dan Irlandia masuk dalam ‘agenda kunjungan UFO’
setiap kali datang ke bumi. Ini terbukti dari sangat tingginya laporan
tentang penampakan pesawat aneh ini setiap tahunnya. Khususnya di
langit barat daya dan yang berbatasan dengan Wales.

Juga di Salisbury Plain, kawasan dataran tinggi kapur, selatan
Inggris, yang diduga sebagai tempat favorit alien. Mungkin ini karena
daerah kaya arkeologi dan jarang penduduknya, termasuk Stonehenge,.
Salah satu yang terkenal adalah adanya monumen kuno Stonehenge di utara
Salisbury.




Stonehenge merupakan ‘penghubung’ atau jalan ke dimensi lain,  
<br />termasuk ke ‘dunia’ alien. Stonehenge  menjadi tempat ‘lalu lintas’ UFO 
<br /> ke bumi.

Stonehenge dibangun pada zaman Perunggu, dan Neolitikum. Usianya
diperkirakan antara 2500 SM sampai 2000 SM. Ada cerita-cerita yang
sulit dibuktikan, yakni Stonehenge merupakan ‘penghubung’ atau jalan ke
dimensi lain, termasuk ke ‘dunia’ alien. Stonehenge menjadi tempat
‘lalu lintas’ UFO ke bumi.

Pada tahun 2008 lalu, Departemen Pertahanan Inggris merilis laporan
4000 halaman penyelidikan tentang UFO. MoD UFO menerima ribuan laporan
tentang penampakan UFO, namun banyak yang tidak sempat diverifikasi
karena waktu yang terbatas. Dari kasus-kasus yang sudah diperiksa, 80
persen bisa dijelaskan secara rasional, sementara 20 persen lainnya
tidak terungkap alias misterius.

Salah satu laporan yang paling terkenal berkaitan dengan alien adalah
yang terjadi tahun 1980 di hutan Rendlesham. Ketika itu personil RAF
Woodbridge dikirim ke hutan untuk menyelidiki laporan tentang pesawat
jatuh. Di sana mereka menemukan sebuah kapal asing kecil dengan kelap
kelip lampu aneh yang bergerak di antara pepohonan. Menyeramkan!










7. Kanada


Sebagai Negara tetangga Amerika, Kanada yang berada di sebelah utara
AS juga termasuk salah satu Negara yang tersering dikunjungi UFO. Ada
beberapa catatan menarik seputar penampakan UFO di negeri ini. Salah
satu contohnya adalah kasus Stefan Michalak pada tahun 1967 yang
mengklaim terkena buangan ‘knalpot’ pesawat UFO sehingga menyebabkannya
terkena radiasi.

Lalu, pada tahun yang sama, dilaporkan, sebuah objek tak dikenal
jatuh di perairan pelabuhan Nova Scotia, peristiwa itu kemudian dikenal
dengan sebutan “Kanada Roswell”. Atas laporan itu dilakukan pencarian
besar-besaran di sekitar pelabuhan, namun tidak ditemukan bukti-bukti
atau tanda-tanda terjadinya kecelakaan ataupun benda aneh itu. Lalu
muncul tuduhan bahwa Amerika telah melakukan pencarian diam-diam dan
mengambil objek itu lebih dahulu.

Lalu kenapa UFO mengunjungi Kanada? Mungkin mereka (UFO) hanya
melewatinya dalam kunjungannya ke Amerika. Maklum, jarak AS dan Kanada
ibarat ‘selemparan batu’, keduanya memang tetangga dekat.










8. Jerman


Beberapa penampakan UFO paling awal dari periode modern terjadi di
langit Jerman pada Perang Dunia II. Ketika itu dikabarkan kalau para
pilot pesawat tempur merasa aneh dan bingung, adanya ‘pesawat asing’ di
antara mereka.



UFO itu menampakkan diri di langit Jerman juga di Samudera Pasfik.
Kaitannya dengan itu, sempat muncul rumors kalau piring terbang itu
merupakan hasil eksperimen Jerman dengan maksud ‘mengelabui’ musuh
atau pihak lain, bahwa mereka (Jerman) menjalin persekutuan /
bekerjasama dengan kekuatan dunia lain.










9. Republik Perancis


Perancis termasuk Negara yang memiliki sejarah paling kaya tentang
penampakan UFO yang dimulai (dikabarkan) sejak abad pertengahan. Bahkan
pada tahun 2007 lalu, Pemerintah Perancis membuat sesuatu yang belum
pernah terjadi sebelumnya terhadap semua data-data UFO yang dimiliki, di
antaranya merilis data-data penampakan UFO di masa lalu, sekarang
bahkan masa depan. Data-data ini dapat diakses publik, dengan harapan
mendapat suatu penjelasan yang mereka (Perancis) tidak dapat, dari para
pengamat UFO.









10. Republik Indonesia



Anda tentu tidak menyadari hal ini, tapi dari Indonesia dilaporkan
angka penampakan UFO yang cukup tinggi setiap tahunnya. Bisa jadi ini
ada juga kaitannya karena Indonesia memiliki tingkat kepadatan penduduk
yang tinggi.

Namun dari begitu banyak penampakan UFO itu, sayangnya, belum ada yang
cukup menarik hinga terkenal di seluruh dunia. Kebanyakan adalah
penampakan-penampakan biasa.



Ada satu cerita penampakan yang cukup hangat diingatan. Konon, sebelum
terjadinya tsunami dahsyat di Samudera Hindia pada 2004 lalu, sejumlah
orang melaporkan melihat UFO. Apakah itu merupakan pertanda bahwa
‘makhluk asing’ memberi peringatan bahwa akan terajadi peristiwa
dahsyat itu? Hmm siapa yang tahu . . .



Sumber :

dianaruntu.wordpress.com

www.apakabardunia.com





CEO bergaji 8,8 milyar/tahun itu pun kini menjadi pengantar pizza

CEO bergaji 8,8 milyar/tahun itu pun kini menjadi pengantar pizza
Krisis ekonomi AS membuat seorang eksekutif milyuner bangkrut total!

VIVAnews - Selama 45 tahun, hidup Ken Karpman tampaknya nyaris sempurna. Lulus dengan gelar sarjana S-1 dan MBA (Master of Business Administration) dari universitas bergengsi UCLA (University of California), Karpman langsung mendapat kerjaan dengan gaji yang menggiurkan sebagai pialang saham.
Dia pun bisa menikahi perempuan idamannya, Stephanie, dan dikarunai dua anak. Mereka pun rutin berlibur ke tempat-tempat mahal di penjuru dunia. Setelah 20 tahun meniti karir sebagai pialang, Karpman pun naik jabatan menjadi eksekutif perusahaan. Gajinya pun naik menjadi US$750.000 (sekitar lebih dari Rp 8,8 miliar) per tahun. "Saat itu hidup begitu indah. Kami bisa cetak banyak uang. Entah mengapa situasi itu kok tidak berlanjut?" kata Karpman dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi ABC. Dari segala sisi, Karpman dan keluarga saat itu hidup dalam "Impian Amerika" (American Dream). Mereka tinggal di sebuah rumah besar di kota Tampa, Florida. Rumah mereka pun dilengkapi lapangan golf. "Saat itu saya sudah tidak tahu berapa harga barang-barang di toko. Pokoknya, tinggal bawa troli dan ambil saja," kata Karpman. Dia pun begitu percaya diri dengan kemampuannya mencetak banyak uang. Maka, tahun 2005 dia meninggalkan perusahaan tempat dia bekerja dan membuat usaha sendiri yang sejenis. Untuk mendirikan perusahaan sendiri sekaligus meningkatkan taraf hidup, dia Karpman dengan enteng mengeluarkan dana US$500.000 dari tabungannya. Seperti kebiasaan orang-orang Amerika, Karpman juga mengajukan kredit dalam jumlah besar dengan jaminan rumah.

Namun, badai krisis keuangan menerpa Amerika Serikat (AS). Karpman tak mampu menarik investor sehingga perusahaannya bubar. Sejak saat itu, dia menjadi penganggur dan sulit mendapat kerja. Padahal, di masa lalu, Karpman tak perlu pusing mencari kerja. "Dulu, saat menjalani tes wawancara kerja, saya bisa jadi bersikap kurang ajar karena justru sayalah yang sering menanyai si pewawancara apakah perusahaannya cukup layak mempekerjakan saya," kata Karpman dalam wawancara yang ditayangkan di laman stasiun televisi ABC. "Sekarang, justru saya yang kini berharap-harap minta kerja sambil memegang topi di tangan," lanjut Karpman.
Saat dia susah mendapat kerja, tabungannya ludes untuk keperluan hidup sehari-hari dia dan keluarga. Bahkan, keluarga Karpman kini harus menanggung utang ratusan ribu dolar dan rumah mewah terancam disita pihak kreditur.
Mereka pun tak mampu menanggung biaya pendidikan anak-anak di sekolah swasta yang mencapai US$30.000 (Rp 352,3 juta). Namun mereka bersyukur ada seorang dermawan yang membantu membiayai uang sekolah anak-anak mereka hingga tahun depan.
Maka, Karpman sudah bertekad, kerja apapun akan dia lakukan asalkan mendapat uang. Dia pun bersedia turun derajat. Karpman tak lagi mencari posisi-posisi yang tinggi, maka dia sempat melamar sebagai bartender (peramu minuman) namun ditolak. Istrinya, Stephanie, kini juga akan menjual baju-bajunya yang bertumpuk-tumpuk di lemari pakaian di toko-toko loak. Akhirnya Karpman mendapat kerjaan baru. Namun, bukan lagi sebagai eksekutif melainkan sebagai pengantar pizza (roti isi khas Italia) di restoran Mike's Pizza & Deli di kota Clearwater. Pemilik restoran, Mike Dodaro, bingung saat melihat Karpman datang ke tempatnya untuk wawancara kerja dengan mengendarai mobil mewah Mercedes Benz. Dodaro pun terkejut saat membawa CV (riwayat pendidikan dan pekerjaan) Karpman. Untuk menjadi pengantar pizza dari rumah ke rumah tak perlu harus bergelar MBA dan berpengalaman sebagai manajer pialang saham. Dengan kata lain, Karpman tergolong over-qualified (bobot pendidikan dan pengalaman kerja terlalu tinggi untuk posisi kerja yang dia lamar) Namun, Karpman tetap mengambil lowongan itu. Dia rela kini digaji US$7,29 atau sekitar lebih dari Rp 85.000 per jam - belum termasuk tips. Karpman pun tak peduli dengan reaksi istrinya yang kaget dengan profesi suaminya saat ini. "Menurut saya, yang paling buruk adalah saat datang ke teman sambil berkata, 'Boleh pinjam uangmu?' Menjadi pengantar pizza pun sudah kemajuan," lanjut Karpman. • VIVAnews

Untuk foto ken karpman googling aja gan

*Manusia memang tidak ada yang tahu apa yang terjadi di kemudian hari, berdoa dan berdoa trusss agan2, met puasa buat agan2 yang menjalankan

Sejuta Situs Porno Baru Setiap Tahun

TEMPO Interaktif, Jakarta -Ternyata tidak gampang memblokir situs porno atau negatif. Onno W. Purbo, pengamat teknologi dan informatika, punya contoh kasus di Institut Teknologi Bandung. Perguruan tinggi terkenal ini harus merogoh kantong Rp 30 juta untuk memblokir 1.000 penggunanya.

Suatu ketika Onno pernah mencoba memblokir dari komputernya yang Pentium 4 dengan memasukkan 2 juta situs porno. Tidak berapa lama, Internet dan komputernya langsung hang. "Butuh waktu, kesiapan semua pihak, dan infrastruktur yang memadai. Jika tidak, akan berdampak serius terhadap bisnis Internet di Indonesia," kata doktor bidang teknologi informasi ini. Mempunyai maksud baik, kata Onno, tidak cukup, tapi harus menyediakan perangkat dan infrastruktur yang memadai.

Teknologi pemblokiran baik di komputer, admin atau Proxy, dan di penyedia jasa Internet memiliki kelebihan dan kekurangan.

Menurut Onno, sangat sulit memblokir sampai 100 persen karena membutuhkan dana, tenaga, dan perangkat yang mahal. Padahal, dari data International Telecommunication Union (ITU), situs pornografi mencapai 400 juta dan setiap tahun meningkat sebanyak 1 juta situs.

Menurut dia, teknologi yang paling efektif dan efisien dengan memblokir dari laptop atau komputer pengguna. Maklum, butuh dana besar untuk memblokir di tingkat penyedia jasa Internet, yang jumlah penggunanya sangat besar.

Selain itu, butuh teknologi yang tepat agar tidak menyebabkan salah blokir atau menurunnya kecepatan Internet dan performa Internet serta merugikan pelanggan. Pemerintah juga harus menyediakan saluran kepada masyarakat untuk pengaduan dan mekanisme mencari solusi yang tepat jika ditemukan situs yang belum terblokir.

Beban pemblokiran pun, kata Onno, seharusnya jangan dibebankan kepada penyedia jasa Internet. Dia meminta pemerintah dan masyarakat juga terlibat dan menyediakan solusi yang tepat. "Mereka akan kelimpungan, belum lagi harus mendapat keuntungan dari bisnis jasa Internetnya," ujar Onno.

Onno mengatakan usul pemblokiran saat ini diprioritaskan pada sekolah dan perkantoran, serta ada pembelajaran Internet di sekolah tanpa terhubung dengan dunia maya. Menurut dia, ada aplikasi dan sistem operasi seperti school on offline.

Dari aplikasi ini, para pelajar bisa mempelajari web serta belajar ngeblog dan e-mail tanpa harus khawatir terpapar pornografi. "Sebenarnya teknologi filter yang paling efektif, ya, akhlak," ujar Onno sambil tertawa renyah.


bener juga om ono " hanya ahlak filter yang paling efektif

Sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5075009

Minggu, 29 Agustus 2010

Cara Terbaik untuk Putus

Anda ingin mengakhiri hubungan asmara yang selama ini dijalani? Memutuskan hubungan memang bukan pekerjaan mudah. Pasti akan muncul perasaan bersalah, kecewa dan sedih. Itu tak terhindarkan.

Agar keadaan tidak memanas, sebaiknya jangan lakukan hal berikut saat memutuskan hubungan.

Berada di tempat umum

Pilih tempat bertemu di mana Anda dan dia memiliki privasi maksimal. Jangan melakukannya di tempat umum. Jika terjadi pertengkaran Anda tentu tidak ingin menjadi tontonan, kan?

Memilih tempat favorit

Saat putus, hal-hal buruk bisa terjadi. Sebaiknya, pilih tempat baru. Hindari tempat favorit yang biasa Anda dan dia datangi, yang memungkinkan para pelayan bisa mengenali kalian. Ini untuk menghindari perasaan tidak enak jika Anda datang kembali tempat tersebut pascaputus.

Hargai dia

Jangan memutuskan hubungan sambil melakukan hal lain, seperti sambil makan atau memilih menu. Hargai dia, meskipun Anda tidak lagi menyukainya. Katakan dengan tegas kalau Anda ingin memutuskan hubungan. Ingatlah, bagaimanapun dia pernah jadi bagian hidup Anda, jadi hargai dia.

Memutuskan lewat telepon, sms, atau email

Orang yang tidak berani atau tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara langsung akan memanfaatkan teknologi untuk memutuskan hubungan. Seperti lewat telepon, sms ataupun email. Jika Anda merasa sudah cukup dewasa, jangan lakukan hal itu. Akhirilah hubungan dengannya secara baik seperti ketika memulai hubungan. Jangan jadi pengecut!

sumber: VIVAnews